| MEDALS REPORT (Country Gold+Silver+Bronze=Total) | Thailand 107+94+81=282 | Myanmar 86+62+85=233 | Vietnam 73+86+86=245 | Indonesia 65+84+111=260 | Malaysia 43+38+77=158 | Singapore 34+29=45=108 | Philippines 29+34+38=101 | Laos 13+17+49=79 | Chambodia 8+11+28=47 | Timor Leste 2+3+5=10 | Brunei 1+1+6=8 |

JOURNAL SEA GAMES 2013 - INDOSPORTS SUPPORTING MEDIA

Renang dan Atletik Raih Medali, Posisi Mesir Memuncak

INDONESIA UPDATED. I Gede Siman dan Sidik Triady Fauzi, andalan tim renang putra Indonesia pada ajang ISG 2013 yang digelar di Aquatic Jakabaring. Siman menang pada nomor 100 meter gaya punggung putra, sama halnya dengan Sidik Triady pada nomor 200 meter gaya kupu-kupu putra.

Sidik Triadi menorehkan catatan waktu 1 menit 59 detik, diikuti perenang putra Turki, Karay Gonen dengan catatan waktu 2 menit 0,473 detik, dan yang meraih medali perunggu perenang Malaysia, Vernon Lie Jeau Zhi dengan 2 menit 0,491 detik.

Sementara Gede Siman, perenang yang juga menyumbangkan emas bagi Indonesia malam tadi mencatatkan waktu 55,69 detik, dan diikuti perenang Turki Guven Duvan dengan catatan waktu 56,85 detik, dan perunggu diraih perenang Malaysia, Jian Han tern dengan dua menit lebih lambat atau 58,01 detik.

Sukses yang diraih Gede Siman bukannya tanpa halangan pada saat teknis pertandingan, tetapi secara fisik dia masih pemulihan, hal tersebut membuat persiapannya sangat minim.

“Saya memang sedikit kesulitan untuk mengembalikan performa setelah terkena sakit cacar. saya memiliki persiapan hanya 4 hari untuk mengembalikan performa agar bisa bermain maksimal, tapi saya bersyukur bisa meraih medali emas hari ini," kata Siman. 

Seusai meraih medali, Sidik Triadi berkomentar bahwa di kemudian hari kemenangan ini akan menjadi pelecut semangat baginya.
 
"Saya bersyukur bisa menyumbangkan 3 medali emas untuk Indonesia di ajang ISG ini, padahal sebelumnya saya tidak dipatok target oleh pelatih di ajang ini. Hasil ini akan saya jadikan motivasi untuk ke depan, sebab fokus utama yakni di SEA Games Myanmar," kata Triadi.

Sementara perenang putri Indonesia Enny Susilowati mempersembahkan medali perak di nomer 50 meter gaya bebas dengan catatan waktu (26.78 detik). Medali emas diraih oleh perenang Mesir Mai Mostafa (26.72 detik), sedangkan perunggu diraih perenang Turki Esra Kubra (26.80 detik).

Cabang Atletik
Dari cabang atletik, pada nomor lari gawang 400 meter putra, pelari Andrian asal Nusa Tenggara Barat hanya menempati posisi ketiga alias memperoleh medali perunggu, pada perhelatan ISG 2013 yang berlangsung pada hari yang sama di Stadion Atletik Jakabaring, Palembang.

Medali perunggu didapat Andrian dari nomor lari gawang 400 meter putra setelah dia menempati posisi ketiga dengan catatan waktu 51.66 detik dalam babak final  Sementara medali emas jatuh ke pelari Aljazair, Abdelmalik Lahoulu setelah menyentuh garis finish pertama dengan catatan waktu 50.96 detik. Disusul Mahemet Gazul dari Aljazair di posisi kedua dengan membukukan waktu 51.66 detik.

Tim Voli Putra Indonesia Gagal Bendung Mesir

INDONESIA UPDATED. Tim voli putra Indonesia gagal membendung Mesir dan harus takluk 3-1 di ajang ISG 2013 Palembang.

Pada pertandingan yang dilangsungkan, Rabu (25/9), tim voli putra Indonesia yang diperkuat Agung Seganti, Ayip, dan Mahfud hanya mampu mencuri kemenangan di set ketiga dengan unggul 25-23.


Di dua set awal, Mesir dengan pemain andalan seperti Mostofa, Adel, dan Fathy tampil dengan smes-smes keras untuk menang dengan skor 25-17 dan 25-21. Setelah sempat kehilangan set ketiga, Mesir akhirnya menutup perlawanan tim tuan rumah dengan 25-17 di set keempat.

.

Persaingan Ketat INA - EGY Merebut Medali

INDONESIA UPDATED. Tuan rumah Indonesia bersaing ketat dengan Mesir sebagai kontingen peraih medali emas terbanyak pada pertandingan hari kedua ISG 2013 di Palembang, Selasa.

Mesir, negara yang saat ini sedang dikoyak perang saudara, berada di urutan teratas klasemen umum sementara dengan perolehan tujuh emas, lima perak dan lima perunggu, disusul tuan rumah yang menempel ketat di urutan kedua dengan enam emas, satu perak dan delapan perunggu.


Sementara Turki yang sehari sebelumnya bertengger di urutan teratas, melorot ke posisi ketiga dengan tiga emas, empat perak dan 11 perunggu.

Indonesia yang sehari sebelumnya masih berada di urutan keenam, membuat lompatan besar dengan menempati peringkat kedua berkat perolehan lima emas dari tiga cabang olahraga, yaitu angkat besi (3), karate (1) dan renang (1).

Karate mengawali perburuan emas melalui nomor kata beregu putra (Faisal Zainuddin, Azwar, Fydelis Lolobua).

"Target kita sebenarnya tiga emas di ISG, ini baru target minimal meraih satu emas," kata Ketua Umum PB Forki Hendardji Soepandji mengomentari perolehan satu emas Indonesia pada pertandingan hari kedua kompetisi karate.

Selain emas, kontingen Indonesia juga meraih dua perunggu dari Kata beregu putri (Ayu, Siti, Eva Fitria) dan dari kumite perorangan putra (Imam Tauhid).

Cabang angkat besi mendominasi perolehan medali emas untuk mendongkrak posisi Indonesia berkat sapu bersih tiga medali emas di kelompok putri melalui Okta Dwi Pramita (58 kg), Sri Wahyuni Agustiani (48kg) dan Citra Febrianti yang turun di kelas 53kg.

Selain tiga medali emas, lifter Indonesia juga memperoleh satu medali perak, dan satu medali perunggu.

Medali perak disumbangkan Syarah Anggraini yang turun di kelas 53 kilogram. Sedang medali perunggu disumbang atlet putra M Purkon yang turun di kelas 56 kilogram.

"Target kita pada hari pertama cabang angkat besi telah terlampaui," kata manajer angkat besi Indonesia Dirja Wihardja.

Medali emas terakhir didulang dari kolam renang melalui kayuhan Triady Sidiq di nomor 50 meter gaya kupu-kupu.

Triady Sidiq finis terdepan dengan catatan waktu 24,59 detik, mengungguli Yevgei Lazuka (Azerbaijan) dengan catatan waktu 24,61 detik dan berhak atas medali perak, disusul Shehri Younis (Mesir) dengan 24,99 detik.

Atlet andalan Indonesia lainnya, I Gede Siman Sudartawa, tercecer di urutan ke-6 dari delapan finalis setelah membukukan catatan waktu 25,33 detik.

"Triady saat ini memang dalam puncak penampilan. Sementara itu, bagi Siman sendiri nomor 50 meter gaya kupu-kupu ini bukanlah spesialisasinya," kata pelatih Albert C. Sutanto mengomentari penampilan atletnya.

Hari Pertama ISG, Mesir Dominasi Medali

INDONESIA UPDATED. Kontingen Mesir merajai hari pertama Islamic Solidarity Games ke III di Palembang, Sumatera Selatan. Mesir jadi pengumpul medali emas terbanyak dengan 3 emas, 2 perak, dan 2 perunggu.
 

Sementara itu tuan rumah, Indonesia hanya menempati posisi 6 dari 9 negara yang telah memperoleh medali.

"Sementara Mesir memimpin," kata Darmansyah petugas media services ISG, Senin 23 September 2013.

Menurut Darmansah hari ini terdapat 10 mendali emas yang diperebutkan oleh para atlet dari sejumlah cabang seperti Karate.

"Kita masih 1 Emas dari Bola Basket serta tadi ada 1 perunggu dari Karate," ujarnya. Dia memastikan, sebelumnya Indonesia tercatat sebagai peraih emas perdana dari 44 kontingan ISG. Medali emas tersebut didapat melalui basket putri.

Selain meraih Emas hingga hari ini, Indonesia mampu menambah empat perunggu yang berasal dari cabang karate.

Keempat perunggu tersebut diraih oleh karateka putri Yulianti Syafrudin (kata perorangan), disusul Srunita Sari Sukatendel (kumite perorangan putri -50kg), Nova Sinaga (kumite Perorangan putri -55kg), dan Cok Istri Agung (kumite perorangan putri -61kg). "Pertandingan belum berakhir masih banyak kesempatan kita menambah mendali," kata Djafar Djantang, Pengurus Forki pusat.

Berikut Perolehan Medali Sementara ISG III Palembang 

(dalam Gold /Silver / Bronze):
1. Mesir         3 / 2 / 2
2. Iran           3 / 2 / 1
3. Turki          2 / 2 / 5
4. Malaysia     1 / 1 / 1
5. Ajerbaijan   1 / 1 / 0
6. Indonesia   1 / 0 / 5
7. Azazair       0 / 1 / 2
8. Qatar         0 / 1 / 0
9. Arab Saudi  0 / 0  / 1

INA Basketball Women Team, Defeat EGY

Women of Indonesia national basketball team beated Egypt by winning 78-69 on Islamic Solidarity Games III in Sport Convention Center Palembang, Tuesday (17/9).

It became the second victory, after the prime matched last Sunday (15/9) conquered Qatar with a score 88-45. On that matched, the host team got resistance from Qatar since the first half.


Egypt national team captain, Alaaeldin Ola, was capable motivating her counterparts not off guard for their score so always stick to tight in scramble for points.

Thus on a last round, Egypt equalized the score into 66-66, exactly three minutes before the game was over by utilized the loosing concentration of Indonesia squad.

Nevertheless, at the end the host team capable of being out  of pressure and closed the game with a score 78-69.

Meanwhile, Indonesia hunt score are dominated by two players – Cristaline Natasha Deby (20 points) and Rachmawati Nur (19 points).

“Egypt team was playing so good, it proved end of the quarter they able to equalized. But i said to the team to keep focuss on the defence”, said Tru Adiloka, the coach of national basketball women team.

The branch of sports basketball be opening on ISG, remember that event will officialy opened on 22 September 2013. As many as five countries are competing of medals in men’s group i.e Indonesia, Turkey, Saudi Arabia, Kuwait, and Palestine. Whereas in women’s group followed by Indonesia, Qatar, and Egypt.

Women of Indonesia national basketball team consisted of Hanum Fasya, Nur Rahmawati, Felicia Clarissa, Maharani Adhipuspitasari, Nathasa Debby Cristaline, Atti Juliani Achmad, Agustin Elya Gradita, Marjorice Fedora, Jacklien Ibo, Yuni Anggraeni, Wulan Ayu Ningrum, Shinta Ayu Ramadhani.(adr)

SEA GAMES NEWS UPDATED

| All NEWS UPDATED, Please Click Here |
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Official Progress

| All OFFICIAL PROGRESS, Please Click Here |