| MEDALS REPORT (Country Gold+Silver+Bronze=Total) | Thailand 107+94+81=282 | Myanmar 86+62+85=233 | Vietnam 73+86+86=245 | Indonesia 65+84+111=260 | Malaysia 43+38+77=158 | Singapore 34+29=45=108 | Philippines 29+34+38=101 | Laos 13+17+49=79 | Chambodia 8+11+28=47 | Timor Leste 2+3+5=10 | Brunei 1+1+6=8 |

JOURNAL SEA GAMES 2013 - INDOSPORTS SUPPORTING MEDIA

Saudi Arabia Rebut Emas di Nomor Lari 4x400 Meter

INDONESIA UPDATED. 
Di cabang Atletik, Saudi Arabia meraih medali emas setelah tim lari 4x400 meter esfatet putra itu mencatat waktu, 3:03.70 detik pada Islamic Solidarity Games di Stadion Atletik Jakabaring Palembang, Sabtu.
 

Pada nomor lari estafet itu tim Saudi Arabia menurunkan pelari Esmaeel, Mohammed, Mazen dan Yousef.

Untuk medali peraknya direbut oleh tim Turki setelah Batuhan, Halit, Mehmet dan Ilham mencatat waktu 3:06,43 detik.

Sementara medali perunggu di nomor tersebut diperoleh oleh tim Algeria yang hanya mampu mencatat waktu, 3:09,04 detik.

Untuk lari 4x400 meter estafet putri medali emas Maroko setelah pelarinya mencatat waktu, 3:38,56 detik. Maroko dalam lari estafet itu menurunkan pelari Grioui, Lhabze, Akkaoui, Lambarki.

Maroko dalam lari estafet itu menurunkan pelari Grioui, Lhabze, Akkaoui, Lambarki.

Untuk medali perunggu di nomor tersebut didapt Oman setelah timnya Mazoon, Shinoona, Hiba, Buthaina mencatat prestasi 4:30.09 detik.

Lompat jangkit putra juara pertama Maroko (Bouguetaib) mencatat prestasi 16,29 meter, disusul Bahrain (Yusuf Salman), 15,90 meter dan perunggu, turki (Azkin K) 15,75 meter.

Masrahi Yousef Ahmed Celebration

Masrahi Yousef Ahmed of Saudi Arabia celebrates after winning the men's 400 meter final as part of the 3rd Islamic Solidarity Games at Jakabaring Sport complex on September 26, 2013 in Palembang, South Sumatra, Indonesia.

Pangeran Nawaf Faisal Akan Hadir di Pembukaan ISG III

INDONESIA UPDATED. Pangeran asal Arab Saudi Nawaf Faisal Fahd Abdulaziz akan menghadiri upacara pembukaan perhelatan olahraga negara-negara Islam atau "Islamic Solidarity Games" di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Minggu (21/9) malam.
 

"Panitia telah menerima konfirmasi mengenai kehadiran pangeran atau "prince" asal Arab Saudi," kata Ketua Deputi IV bidang acara pembukaan dan penutupan Panitia Pelaksana ISG (InaISGOC) Sumatera Selatan Ahmad Najib seusai memimpin rapat koordinasi pemantapan persiapan acara pembukaan di Palembang, Sabtu.

Ia mengemukakan, acara seremonial parade negara peserta itu telah dipersiapkan sejak beberapa pekan lalu setelah Sumsel resmi ditunjuk sebagai tuan rumah menggantikan Provinsi Riau, 29 Juli 2013.

"Meski mendadak, panitia telah bekerja maksimal untuk menyuguhkan suatu tontonan yang menarik," ujarnya.

Ia menambahkan, pada awalnya panitia memberikan batasan hingga 20 orang atlet untuk mengikuti parade bagi masing-masing negara, karena pertimbangan jumlah peserta yang mencapai 44 negara.

Namun, rencana itu tidak dapat terlaksana karena sejumlah negara memaksa mengikutsertakan seluruh atlet dan ofisial, mengingat upacara pembukaan merupakan acara yang paling dinantikan.

"Ajang ISG ini sifatnya solidaritas, jadi hal-hal menyangkut kebersamaan harus didahulukan, termasuk permintaan negara peserta yang ingin mengajak seluruh atletnya," kata Najib.

Upacara pembukaan direncanakan tanpa pesta kembang api seperti layaknya perhelatan pembukaan SEA Games di Palembang 2011.

Sebagai gantinya, panitia penyelengara menyuguhkan atraksi permainan lampu yang dipandang bukan suatu perwujudan pemujaan terhadap dewa api.

Sementara, Staf National Olympic Commitee Diana Puspitasari menambahkan, selain dihadiri pangeran asal Arab Saudi, juga pangeran asal Brunai Darussalam Survi, Presiden NOC, Duta Besar Irak dan Turki, serta Menteri Olahraga Uni Emirat Arab.

Sebanyak 44 negara ambil bagian pada perhelatan olahraga negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam, yakni Aljazair, Azerbaijan, Brunei Darussalam, Burkino Fasao, Mesir, Guyana, Indonesia, Iran, Irak, Kuwait, Libya, Maladewa, Maroko, Malaysia, Oman, Pakistan, Palestina, Qatar, Saudi Arabia, Sudan, dan Suriah, Tajikistan.

Kemudian, Turkmenistan, Turki, Uni Emirat Arab (UEA), Uganda, Yaman, Guinea, Mauritania, Gambia, Nigeria, Yordania, Togo, Pantai Gading, Senegal, Kamerun, Monzambik, Libanon, Tunisia, Somalia, Bahrain, Jibuti, Bangladesh, dan Chad.

Perhelatan olahraga ISG itu sendiri telah dimulai dengan mempertandingkan cabang olahraga bola basket, 15--20 September, dan sepak bola, 19--29 September, meskipun secara resmi akan dibuka oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 22 September 2013.

.

Turkey Defeat Iraq, Saudi Arabia and Syria Shared The Score

The Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 football branch has begun. The opening match in group A has been implemented and established as number one primera of the group for awhile.
 
Playing at Madya Bumi Sriwijaya Stadium in Palembang, Thursday (19/9) afternoon, Turkey as a top of the group in fact have left ahead of Iraq. Iraq was able to bully Turkey through Amjed Waleed Hussein’s goal in 12 minutes. Turkey able to equalized the score through Yakup Alkan’s goal in 56 minutes.


However, Luay Hasan brought back the preeminance of Iraq in 68 minutes. Turkey looks tired having just arrived on Wednesday (18/9), capable of being risen and reversing the circumstamces through Rahman Nisanci in 85 minutes. 3-2 score bring Iraq led the primera of group A.

While in the next match Saudi Arabia and Syria have to shared their score after drew 1-1. Syria was leading with a free kick through Hussein Al Jawayed in 35 minutes, unable to retaining the score until end of the match.

Saudi Arabia played insistent able to catch up through their substitute Al Hasem Abdullah Ibrahim in 77 minutes. 1-1 hold out to the end of the match.
But Syria’s coach, Anas, claimed to be greatful to grab the points. “We are in a strong group, so a draw is very good to us. In the next we will try not to make any mistakes anymore. This is a good start for us to be first settled again”, he said after the match. (Adr)

Turki Bekap Irak, Suriah Berbagi Angka dengan Arab Saudi

INDONESIA UPDATED. Islamic Solidarity Games (ISG) 2013 cabang sepakbola telah dimulai, pertandingan pembuka di grup A pun telah dilaksanakan dan menetapkan Turki sebagai pemuncak klasemen sementara grup tersebut.

Bermain di stadion Madya Bumi Sriwijaya, Palembang, Kamis (19/9) sore, Turki yang memang lebih diungulkan karena kiprah negara ini di sepakbola dunia, justru harus tertinggal lebih dulu dari Irak.


Irak mampu menggertak Turki lewat gol di menit ke-12 melalui Amjed Waleed Hussein. Bahkan Irak memimpin laga hingga turun minum. Turki baru mampu menyamakan skor saat menit ke-56 lewat Yakup Alkan.

Namun Luay Hasan membawa kembali keunggulan bagi Irak di menit ke-68. Turki yang tampak lelah karena baru saja tiba kemarin, mampu bangkit dan membalik keadaan lewat Rahman Nisanci di menit ke-85, dan gol kedua Yakup Alkan di ujung babak kedua. 3-2 bagi Turki membawa mereka memimpin klasemen sementara grup A.

Sedangkan di laga selanjutnya Arab Saudi dan Suriah harus berbagi angka setelah bermain imbang 1-1. Suriah yang unggul lebih dulu lewat tendangan bebas terukur Hussein Al Jawayed di menit ke-35, tak mampu mempertahankan skor tersebut hingga akhir.

Arab Saudi yang bermain ngotot mampu mengejar ketertinggalan lewat pemain pengganti mereka Al Hasem Abdullah Ibrahim di menit ke-77. Skor imbang 1-1 bertahan hingga akhir.

Namun pelatih Suriah, Anas, mengaku bersyukur mampu meraih poin. "Kami berada dalam grup yang kuat, jadi hasil imbang ini sangat bagus bagi kami. Untuk selanjutnya kami berusaha untuk tidak membuat kesalahan lagi. Tapi ini awal yang bagus bagi kami untuk bisa berbenah lagi," ujar beliau seusai pertandingan. 

Basket Putra INA Menang Atas KSA di ISG 2013

INDONESIA UPDATED. Hari kedua pelaksanaan 3rd Islamic Solidarity Games 2013 untuk cabang olahraga bolabasket ditutup dengan kemenangan Timnas Putra Indonesia atas Arab Saudi. Kerja keras para pemain timnas putra di pertandingan ini patut diacungkan jempol. Sayang pertandingan yang sangat bagus ini harus dinodai dengan aksi walk out dari tim Arab Saudi.

Sejak kuarter pertama Indonesia sudah memimpin pertandingan dengan skor 15-13, dikuarter kedua Indonesia tetap memimpin perolehan angka dengan menambahkan 17 poin dikuarter kedua. Babak pertama selesai Indonesia unggul 32-25 atas Arab Saudi. Diakhir kuarter ketiga Timnas Indonesia Putra sempat unggul 12 poin, meninggalkan jauh lawannya dengan skor 50-38.

Christian Ronaldo Sitepu dkk sepanjang pertandingan terlihat sangat disiplin menjalankan instruksi dari pelatih Tjetjep Firmansyah. Kuarter empat berjalan pertandingan semakin keras, beberapa kali wasit yang memimpin pertandingan memberikan technical foul kepada para pemain Arab Saudi karena melakukan protes yang terlalu keras terhadap wasit.

Puncaknya terjadi pada saat Indonesia melakukan throw in yang diambil oleh Bonanza Siregar saat pertandingan tinggal 13,8 detik dengan skor imbang 59 – 59. Salah satu pemain Arab Saudi yang menjaga Bona - sapaan Bonanza Siregar - melakukan kesalahan dengan menepak bola yang masih dipegang Bona sebelum bola dilepas dari tangannya, spontan wasit memberikan technical foul kepada pemain Arab Saudi tersebut dan memberikan dua kali tembakan bebas.

Pras panggilan Andakara Prastawa dipercaya untuk mengambil tembakan bebas tersebut dan berhasil menambahkan dua poin bagi Indonesia, 61-59 keunggulan bagi tuan rumah Indonesia. Dengan keputusan tersebut, pelatih dan tim manajer Arab Saudi melakukan protes yang akhirnya mundur dari pertandingan.

Andakara Prastwa mencetak 16 poin dan Christian Ronaldo Sitepu  mencetak 14 poin untuk membawa Indonesia memenangkan pertandingan tersebut, di kubu Saudi Arabia Almuwallad Ayman mencetak 23 poin tertinggi untuk timnya.

Hasil pertandingan sebelumnya di kategori putri, Qatar mengalami kekalahan keduanya atas Mesir dengan skor telak 88-49, sementara tim putra Palestina memetik kemenangan keduanya setelah mengalahkan Kuwait 76-67. Jadwal besok (17/9) Timnas Putri akan bertemu Mesir pukul 16:00 dan di putra Kuwait melawan Turki pukul 18:00.
.

Tim Basket Putra Indonesia Menang 20-0 atas Arab Saudi

INDONESIA UPDATED. Tim basket Indonesia dinyatakan menang 20-0 atas Arab Saudi yang menolak melanjutkan pertandingan.Tim Nasional Bola Basket Putra Indonesia diputuskan wasit meraih kemenangan telak 20-0 atas Arab Saudi pada  pertandingan ISG III di Palembang, Senin (16/9) malam, setelah lawan memutuskan tidak melanjutkan pertandingan ketika skor 61-59. 
 
Pada babak pertama, sebenarnya permainan kedua tim berjalan normal meski terjadi kejar-mengejar angka sehingga berakhir dengan hanya berselisih dua poin 13-15 untuk keunggulan tuan rumah Indonesia.
 

Memasuki babak kedua, permainan Indonesia kian membaik sehingga makin memperlebar jarak poin dengan Arab Saudi menjadi 32-25. Pada babak ketiga, tim tamu yang dikomandoi Mustafa Alhwsawi berusaha mengejar ketertinggalan angka dengan menyuguhkan permainan keras. Namun, Ronaldo Sitepu dan rekan-rekan tidak mudah terpengaruh sehingga masih mampu mempertahankan keunggulan menjadi 50-38.
 

Namun, pada babak penentuan, Arab Saudi secara drastis mengubah pola permainan dengan tampil lebih agresif dalam menusuk jantung pertahanan Indonesia.
 

Poin demi poin pun berhasil dikumpulkan Ayman Almuwallad dan rekan-rekan sehingga perebutan skor berlangsung ketat, bahkan sempat berbalik arah menjadi 53-52 untuk Arab Saudi.
Kondisi itu, membuat Pelatih Timnas Indonesia Tjetjep Firmansyah meminta time out untuk memberikan instruksi khusus bagi skuat besutannya mengingat waktu yang tersisa tinggal dua menit.

 

Indonesia pun sempat membalikkan keadaan menjadi 57-55. Namun, dibalas Arab Saudi dengan menyamakan keduduian menjadi 59 pada pengujung babak.
 
Akan tetapi, beruntung bagi tuan rumah karena wasit memberikan hadiah free throw (lemparan bebas) atas kesalahan pemain lawan. Tim Indonesia tidak membuang kesempatan itu dengan mencetak dua angka menjadi 61-59.

Kenyataan itu membuat tim lawan tidak puas dan memutuskan untuk meninggalkan lapangan (walk out) ketika waktu masih menyisahkan 13 detik.

Keputusan itu diambil karena menganggap technical foul yang diberikan wasit terlalu banyak menguntungkan tuan rumah.

 

Pelatih Timnas Bola Basket Indonesia Tjetjep Firmansyah menyatakan enggan mengomentari kemenangan WO itu. "Saya hanya melihat bahwa anak-anak berjuang untuk memenangi pertandingan ini. Hanya pada babak akhir saja sedikit panik karena terlalu ditekan lawan," katanya.
 

Sedangkan Kapten Tim Putra Indonesia Cristian Ronaldo Sitepu tidak menampik pertandingan berlangsung dengan keras dan ketat. "Permainan menjadi keras dan ketat karena situasi di lapangan memang mengharuskan seperti itu," katanya.
.

SEA GAMES NEWS UPDATED

| All NEWS UPDATED, Please Click Here |
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Official Progress

| All OFFICIAL PROGRESS, Please Click Here |